Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Emas Tertekan Pasca Data GDP AS yang Kuat
Tuesday, 23 December 2025 22:10 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Harga emas global mencatat penurunan tipis pada sesi perdagangan AS hari ini setelah rilis data ekonomi terbaru menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) lebih kuat dari ekspektasi. Data GDP AS kuartal ketiga menunjukkan ekspansi yang solid, yang memicu respons kuat di pasar keuangan dan memberi tekanan pada logam mulia sebagai aset safe‘haven.

Penguatan ekonomi AS cenderung mengurangi ekspektasi pelonggaran moneter The Fed, karena pertumbuhan yang tinggi sering kali menurunkan kemungkinan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat. Kekuatan data ini juga mendukung penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi Treasury, dua faktor yang biasanya menekan harga emas karena membuat emas yang tidak memberikan bunga menjadi kurang menarik dibandingkan instrumen berbasis bunga.

Selain itu, beberapa pelaku pasar melakukan profit‘taking setelah emas mencatatkan reli tajam beberapa waktu terakhir, sehingga tekanan jual muncul saat dolar menguat. Situasi ini membuat emas sedikit mundur dari level tertinggi yang pernah dicapai belakangan ini.

Para analis mencatat bahwa hubungan antara GDP AS dan harga emas sering kali bersifat negatif dalam kondisi seperti ini: pertumbuhan ekonomi yang kuat cenderung mendukung aset berisiko dan memperkuat dolar, sementara logam mulia seperti emas mengalami tekanan karena daya tarik tradisionalnya sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian menjadi relatif berkurang.

Meski demikian, beberapa investor tetap melihat emas sebagai aset perlindungan jangka panjang di tengah ketidakpastian geopolitik dan inflasi. Namun untuk sesi jangka pendek, momentum bullish emas sedikit mereda setelah rilis data GDP yang mengejutkan kuat dari AS.(mrv)

Sumber : Newsmaker.id

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS